Apakah ada yang masih mikir kalau moisturizer cuma pelengkap? Yakin kalau cleanser dan serum udah cukup merawat wajah? Padahal moisturizer justru menjadi pondasi utama perawatan kulit wajah apapun jenis kulitnya.
Moisturizer berguna untuk menjaga kelembapan kulit. Selain itu, moisturizer juga dapat membantu kulit menjaga kemampuan alami untuk melindungi diri. Bukan hanya soal kenyamanan, step skincare yang satu ini penting dalam menjaga kesehatan kulit jangka panjang.
Apa Itu Moisturizer?
Sebuah produk perawatan kulit yang memiliki fungsi untuk membantu menjaga dan mempertahankan kadar air di dalam kulit. Moisturizer juga dapat membantu memperkuat lapisan pelindung kulit atau yang dikenal dengan skin barrier yang berperan penting menjaga kulit dari iritasi, peradangan, dan masuknya zat berbahaya dari lingkungan.
Meskipun secara alami kulit manusia menghasilkan minyak dan pelembap alami, paparan sinar matahari, polusi, sabun yang terlalu keras untuk kulit, stress dan penggunaan bahan aktif tertentu dapat merusak keseimbangan minyak dan pelembap alami kulit wajah. Oleh karena itu, moisturizer berperan sebagai pelindung tambahan.
Cara Kerja Moisturizer
Kombinasi tiga komponen utama moisturizer berikut ini bekerja melakukan tugasnya membantu kulit mempertahankan kelembapan kulit:
- Humektan; bekerja dengan cara menarik air ke lapisan kulit agar kulit dapat tetap terhidrasi dari dalam. Contoh: glycerin, hyaluronic acid, panthenol.
- Emolien; bekerja dengan cara mengisi celah antar sel kulit agar kulit menjadi lebih lembut, halus, dan elastis. Contoh: ceramide, squalane, fatty acids.
- Oklusif; bekerja dengan cara mengunci kelembapan dengan tujuan untuk mencegah air menguap dari kulit sehingga kulit kering dan kulit dengan skin barrier rusak tetap terhidrasi untuk mempercepat proses perbaikan. Contohnya: petrolatum, dimethicone, shea butter.
Meskpun memiliki proporsi yang berbeda-beda tergantung penggunaan untuk jenis kulit yang berbeda juga, moisturizer yang baik umumnya memiliki kombinasi dari ketiga bahan tersebut.
Manfaat Moisturizer untuk Kulit
Moisturizer yang digunakan secara rutin akan memberikan manfaat secara nyata yaitu:
- Menjaga kulit tetap terhidrasi sepanjang hari.
- Kulit lebih tahan dari iritasi karena skin barrier yang kuat.
- Kulit jadi tidak kering apalagi muncul tekstur bersisik.
- Mengurangi produksi minyak berlebih, karena meskipun kulit berminyak, saat kulit dehidrasi akan memproduksi lebih banyak minyak
- Regenerasi kulit
- Membuat kulit tampak lebih sehat dan kenyal
Kulit yang terhidrasi dengan baik dalam jangka panjang akan menunjukkan tanda penuaan yang lebih lambat daripada kulit yang sangat kering atau dehidrasi.
Apakah Semua Jenis Kulit Perlu Moisturizer?
Semua jenis kulit membutuhkan moisturizer. Tapi penggunaan bahan dan tekstur yang tepat akan mengoptimalkan penggunaan moisturizer. Berikut penjelasannya:
- Kulit kering: gunakan moisturizer dengan kandungan emolien dan oklusif lebih tinggi
- Kulit berminyak: tetap perlu moisturizer, tapi gunakan moisturizer dengan tekstur gel atau lotion yang ringan.
- Kulit kombinasi: gunakan moisturizer dengan bahan seimbang dan tekstur yang nyaman
- Kulit sensitif: gunakan moisturizer dengan formula lebih sederhana dan minim iritan
- Kulit berjerawat: moisturizer membantu memperbaiki skin barrier yang sering rusak akibat obat jerawat.
Moisturizer dan Skin Barrier
Ketika kulit terluar atau skin barrier rusak, kulit akan lebih mudah mengalami kemerahan, perih, break out, dan kulit yang terasa tertarik meskipun kondisi kulit yang berminyak.
Untuk membantu memperbaiki skin barrier dibutuhkan moisturizer yang mengandung ceramide, cholesterol, dan fatty acid dengan tujuan mempercepat pemulihan skin barrier.
Waktu Terbaik Menggunakan Moisturizer?
Kapan sih Moisturizer paling bagus digunakan? Moisturizer paling bagus dipakai diantara serum dan sunscreen di pagi hari, dan setelah serum di malam hari sebagai penutup rangkaian skincare step.
Disayangkan, beberapa salah kaprah soal penggunaan moisturizer adalah sebagai berikut:
- Kalau kulitnya beriminyak nggak perlu pakai moisturizer. Padahal itu minyak kulit tidak menghidrasi kulit seperti air.
- Jumlah moisturizer yang diaplikasikan pada kulit terlalu sedikit atau terlalu banyak.
- Produk moisturizer yang dipilih tidak sesuai dengan jenis kulit.
- Tidak memakai moisturizer saat menggunakan bahan aktif kuat seperti serum exfoliasi.
Kesalahan kaya gini bisa bikin skincare yang digunakan tidak bekerja secara optimal. Karena dengan menggunakan moisturizer secara tepat dan konsisten dapat membuat kulit lebih sehat, dan lebih tahan dari pemicu kerusakan skin barrier.

